Halo

Halo.

Aku, si manusia paling menggelikan sedunia sedang di ambang keputus asaan.

Aku, si bukan siapa-siapa yang berjuang terlalu keras untuk jadi dia yang siapa-siapa.

Aku, yang separuh jiwanya sudah tak berbentuk diriku sendiri.

Aku lelah.

Tapi tidak ada yang mengerti aku.

Tidak apa, sih.

Lagipula aku hanya tinggal rongga tubuh tak bernyawa yang memang mustahil dimengerti.